Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Bomberai

Diabaikan saat ke Jakarta, Warga Sebyar kecewa dengan janji Menteri ESDM Bahlil

August 28, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Angela Flassy
sebyar

Kepala Suku Sebyar dan beberapa warga Sebyar yang diterima oleh Pihak SKK Migas di tempat seperti parkiran- Jubi/dok pribadi

Manokwari, Jubi – Kepala Suku dan warga Sebyar, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menyatakan kekecewaan terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang sebelumnya berjanji menemui mereka di Jakarta untuk membahas hak-hak Masyarakat Sebyar.

Sebanyak 10 warga, termasuk kepala suku, Ketua LPM Suku Sebyar, dan kuasa hukum Demianus Waney, mendatangi Kementerian ESDM serta Kantor SKK Migas. Namun, rombongan mengaku hanya diterima di tempat yang tidak layak, seperti gudang atau area parkir.

RELATED POSTS

PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

Masyarakat adat Bougainville protes pembukaan kembali Tambang Panguna

“Kami sejak tanggal 6 Agustus ke Jakarta, tujuan untuk menemui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia karena janjinya saat hadiri HUT Kabupaten Teluk Bintuni lalu agar kami temui dia di Kantor membahas hak masyarakat di Train 1 dan 2 serta Train 3, eksploitasi gas” kata Aci Kosepa Kepala Suku Sebyar, Kamis (28/8/2025)

Dia menyatakan kalau bukan janji Menteri Bahlil, pihaknya tak akan pergi ke Jakarta untuk membuang waktu di sana.

“Kamu datang bawa investasi untuk mengeruk hasil alam, kami di kami punya negeri, kami gelar tikar adat sebagai penghormatan tetapi kami datang ke Jakarta karena janji Menteri justru kami di abaikan,” ujarnya

Dia menyebut telah mendatangi Kantor Kementerian ESDM namun hanya diterima oleh staf.

“Kami kecewa jika Menteri tidak mau ketemu tidak masalah, kami hanya ingin meminta kejelasan soal kompensasi yang belum dibayarkan kepada masyarakat adat,” ujarnya.

Kosepa menyebut hak Masyarakat Suku Sebyar yang dijanjikan pada proyek Train 1 dan 2 terdapat 15 Sumur, yang sudah dibayar baru 6 Sumur sedangkan 9 Sumur belum direalisasikan.

“Untuk Tranin satu dan dua terdapat 15 Sumur 6 sudah dibayar tetapi 9 belum sedangkan train 3 terdapat 120 Sumur ini yang kita bicarakan seharusnya dengan pak Menteri sesuai janjinya waktu dia ke Bintuni,” katanya

Masyarakat Sebyar juga menyesalkan sikap pemerintah, SKK Migas, dan BP Tangguh. Mereka menilai, saat awal investasi di wilayah adat, perusahaan dan pemerintah aktif mendatangi warga. Namun, ketika kepala suku datang ke Jakarta untuk bertemu pimpinan, justru terasa seakan dihindari.

“Kami beberapa hari lalu datang ke Kantor SKK Migas kami di terima di gudang atau tempat seperti parkiran, bukan tempat terhormat seperti ketika mereka datang ke kami punya negeri meminta untuk mengeksplorasi hasil kekayaan kami,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ketua Lembaga Pengembangan Masyarakat LPM Suku Sebyar, Alosius Serang mengaku selama 16 tahun perusahaan gas beroperasi di kawasan Teluk Bintuni Papua Barat, Masyarakat masih merasa diabaikan.

Allo menyebut perusahan berjanji akan membangun 456 rumah layak huni bagi warga di beberapa distrik yang merupakan kawasan milik Suku Sebyar dengan menggunakan dana CSR, sampai kini hanya tinggal janji.

“Mereka menjanjikan bangun rumah layak huni sebanyak 456 di Distrik Wrrianggar, Taroy dan Distrik Tomu tapi yang direalisasikan hanya 20 itu pun mereka memberi kewenangan ke Pemerintah Daerah Teluk Bintuni,” katanya

“saat ini mereka belum bangun rumah karena pembangunan ini BP Indonesia dan SKK Migas mereka kerja sama dengan Pemda Bintuni, tapi Pemda tidak pakai untuk bangun rumah kita. Saya kecewa saya langsung ketemu di pusat untuk hak masyarakat yang belum terbayar,” ujarnya.

Selain membicarakan masalah hak Masyarakat Suku Sebyar, Allo juga menyebut bahwa tujuan menemui Menteri dan beberapa pihak di Jakarta untuk membicarakan mengapa menggantikan perusahaan yang sudah beroperasi di Teluk Bintuni.

Kepala Suku Sebyar Aci Kosepa menyebut jika menteri Bahlil tak memberikan ruang untuk ditemui oleh masyarakat Suku Sebyar maka pihaknya akan berusaha menemui presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan masalah ini.

“Kalau menteri Bahlil tak menemui kami dari kampung ini kami akan laporkan kondisi selama 16 Tahun perusahan beroperasi di sana ke bapak Presiden Prabowo Subianto sekaligus kami pulang palang tempat eksplorasi,” tegas Aci Kosepa. (*)

Tags: Bahlil LahadaliaBP Tangguhhak masyarakat adatKabupaten Teluk BintuniProvinsi Papua BaratSKK Migas
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Migas
Bomberai

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

April 17, 2026
anak
Bomberai

Usai berikan racun tikus, pemuda tega setubuhi mayat anak di Bintuni

April 14, 2026
Pemerhati anti korupsi di Tanah Papua, Yan C. Warinussy  - Jubi/IST
Bomberai

Warinussy ingatkan Pemkab Teluk Bintuni risiko utang ke kontraktor

March 30, 2026
fakfak
Bomberai

Perda larangan sudah ada, Wabup Fakfak akui penanganan Minol masih sulit

March 5, 2026
fakfak
Bomberai

Masyarakat Adat keberatan investasi PT STM Agro Energi di Fakfak

March 3, 2026
BP Indonesia
Bomberai

BP Indonesia klaim telah sosialisasi eksplorasi seismik di Teluk Arguni

February 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Covid-19, RSUD Abepura

RSUD Abepura diminta percepat pembayaran insentif Covid-19

December 20, 2023
Bendungan Sadawarna

Jokowi resmikan Bendungan Sadawarna di Subang

December 27, 2022
Pelabuhan Jayapura, Pas Masuk Pelabuhan

Pelabuhan Jayapura uji coba pembayaran pas masuk pelabuhan dengan e-money 

December 10, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara