Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Kapolda Papua sebut telah banyak hal dilakukan sepanjang 2024

January 2, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Islami Adisubrata - Editor: Syam Terrajana
 Refleksi akhir tahun 2024 Kapolda Papua beserta jajaran yang diselenggarakan di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Selasa (31/12/2024).-Jubi/Islami.

 Refleksi akhir tahun 2024 Kapolda Papua beserta jajaran yang diselenggarakan di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Selasa (31/12/2024).-Jubi/Islami.

Jayapura, Jubi – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Patrige Rudolf Renwarin beserta jajarannya telah menggelar refleksi akhir tahun 2024, Selasa (31/12/2024) di Mapolda Papua.

“Apa yang dipaparkan saat refleksi itu merupakan sebagian kecil, tetapi sudah banyak sekali yang telah dilakukan Polda Papua dan jajaran sepanjang 2024,” kata Renwarin.

RELATED POSTS

Polda Papua didesak proses hukum terduga pelaku penembak warga Tolikara

Rilis akhir tahun: Polda Papua sampaikan evaluasi keamanan dan penegakan hukum

Polda Papua perkuat pengamanan jelang Nataru

Dari refleksi akhir tahun tersebut, sepanjang 2024 Polda Papua dan jajaran telah menangani tindak pidana konvensional sebanyak 3.421 kasus dan telah diselesaikan sebanyak 1.112 kasus.

Selain itu juga ada penanganan kasus kejahatan transnasional, kekayaan negara menonjol dan kejahatan berimplikasi kontijensi. Untuk kejahatan transnasional sebanyak 216 kasus dan telah diselesaikan sebanyak 127 kasus.

Sebanyak 13 kasus kejahatan kekayaan negara seperti illegal logging, Illegal (OIL) Migas, korupsi dan telah diselesaikan sebanyak 8 kasus serta 31 kasus kejahatan berimplikasi kontijensi atau konflik/pertikaian kelompok.

Di Direktorat Lalu Lintas sendiri, sepanjang 2024 Polda Papua dan jajaran merillis sebanyak 2.030 kasus kecelakaan lalu lintas, dengan korban meninggal dunia 267 orang, luka berat 1.064 orang, luka ringan 1.970 orang dengan kerugian meteril sebesar Rp.7.085.500.000

Pada Biro Sumber Daya Manusia atau SDM, Polda Papua memang masih kekurangan sebanyak 12.994 personel dari total personel Polda Papua dan jajaran 15.854 Personel dari DSP 28.848 personel.

Selain itu pada bidang Propam dan Bantuan Hukum, Polda Papua telah memberi sanksi pelanggaran kode etik terhadap anggota kepolisian sebanyak 116 kasus, dan yang telah disidang sebanyak 18 kasus, sedangkan 98 kasus masih dalam proses.

Untuk pelanggaran disipilin, selama 2024 sebanyak 266 kasus dan telah diselesaikan sebanyak 124 kasus serta 142 kasus masih dalam proses.

“Ada pula pendampingan hukum kepada personel sebanyak 35 pendampingan, baik itu pra peradilan, pendampingan PTUN dan pendampingan sidang kode etik,” kata Renwarin.

Ia menyatakan Polri merupakan lembaga pelayanan publik.  Sehingga perlu untuk mempertanggungjawabkan kepada masyarakat apa yang sudah dilakukan.

“Walaupun Polda Papua punya media, tetapi kami juga sangat membutuhkan kerjasama rekan-rekan media untuk mempublikasikan apa yang sudah kami lakukan sepanjang 2024, dalam rangka melaksanakan tugas-tugas sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat dalam memilihara keamanan ketertiban masyarakat dan penegakan hukum,” kata Kapolda.

Selaku pimpinan Kepolisian di Papua serta tiga DOB, dirinya menyadari bahwa dalam melaksanakan tugas-tugas pokok sepanjang 2024 banyak sekali hal-hal yang mungkin belum dirasakan puas oleh masyarakat.

“Di 2024 juga telah terjadi rotasi di lingkungan pejabat Polda Papua, baik Kapolda, Wakapolda, Direktur, Kepala Biro maupun Kepala Bidang dimana ada roling, rotasi maupun penyegaran. Namun tidak mengganggu rencana kegiatan maupun program kegiatan selama 2024,” ujarnya.

2025 akan kembali dibuka penerimaan Polri

Dalam pengembangan Sumber Daya Manusia di lingkungan Polda Papua, selama 2024 telah melakukan penerimaan baik tamtama, bintara maupun perwira.

Kepala Biro SDM Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Sugandi,  mengatakan pada  2025 ini , akan dilakukan penerimaan kembali. Namun untuk kuotanya masih akan dibicarakan di awal tahun bersama Mabes Polri.

“Yang pasti kuotanya tidak sama dengan tahun 2024 dimana sebanyak 2000 Bintara, sedangkan untuk 2025 nanti jumlah pastinya akan diumumkan Mabes Polri,” kata Kombes Sugandi.

Polda Papua juga kini masih kekurangan jumlah personel untuk membackup di tiga provinsi yaitu Papua, Papua Selatan dan Papua Pegunungan. Namun dengan adanya Polda Papua Tengah yang baru disahkan, secara otomatis seluruh anggota polisi yang berada di setiap Polres di wilayah Papua Tengah sudah menjadi organik di Papua Tengah, sehingga wilayah hukum Polda Papua hanya di Papua, Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

“Untuk komposisi personel di Papua sudah lebih dari 50 persen, yang kurang adalah di Papua Pegunungan kurang lebih 30 persen dan Papua Selatan 35 persen,” katanya.

Penyelamatan Uang Negara

Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua di 2024 juga mencatat telah menyelamatkan uang negara dari hasil penyelidikan dan penyidikan kasus tindak pidana korupsi sebesar Rp.8,5 miliar.

Direktut Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Ade Sapari mengatakan dari total jumlah kerugian negara yang berhasil diselamatkan itu merupakan penyelidikan dan penyidikan dari tahun-tahun sebelumnya di sejumlah kabupaten.

“Seperti di Kabupaten Jayapura, Waropen, Mamberamo Raya, Paniai, Yalimo, Mappi, Tolikara, Keerom dan Mamberamo Tengah,” kata Kombes Ade Sapari. (*)

 

Tags: Polda Papua
ShareTweetSendShareShare
Syam Terrajana

Syam Terrajana

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara