Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Pasukan non organik ditarik dari Nduga, Papua, pengungsi Nduga di Wamena bisa pulang

February 9, 2022
Waktu Membaca: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:

Warning: Trying to access array offset on false in /home/jubi/test.jubi.id/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 70

Warning: Trying to access array offset on false in /home/jubi/test.jubi.id/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 73

Jubi TV – Setelah adanya kesepakatan berdamai atas konflik dua kelompok warga yang melibatkan masyarakat Nduga dan Lanny Jaya di Provinsi Papua, ada upaya dari berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun DPRD untuk segera mengembalikan para pengungsi Nduga ke daerah asal. Hal itu terlontar saat upaya perdamaian antara pemerintah di tiga kabupaten di pegunungan tengah Papua, yakni Kabupaten Nduga, Kabupaten Lanny Jaya, dan Kabupaten Jayawijaya dengan membayarkan kompensasi, Rabu (12/1/2022), kepada keluarga korban meninggal saat bentrok yang terjadi sejak Sabtu (8/1/2022).

RELATED POSTS

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Kelompok pro Papua Merdeka minta Belanda hentikan penjualan senjata ke Indonesia

Ketua DPRD Nduga, Ikabus Gwijangge, mengatakan dalam upaya mengembalikan para pengungsi masyarakat Nduga ke distrik asal mereka, maka anggota TNI dan Polri non-organik yang ada segera ditarik.

“Kabupaten Nduga ada pemerintahan dan DPRD, kita akan sama-sama jaga dan bangun daerah bersama masyarakat, jangan sampai rakyat kami di sini tidak diperhatikan baik sehingga dianggap menjadi beban bagi kabupaten lain,” katanya usai pembayaran kompensasi di Ilekma, Jayawijaya, Rabu (12/1/2022).

Hal ini pun mendapat dukungan dari Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua, Befa Yigibalom, yang menyebut dalam waktu dekat setelah adanya perdamaian konflik yang terjadi, ia bersama beberapa bupati dari pegunungan tengah Papua akan menghadap Panglima TNI dan Kapolri serta pemerintah pusat untuk rencana upaya mengembalikan para pengungsi ke Nduga.

“Masyarakat pengungsi Nduga ada di Jayawijaya ini akhirnya berdampak pada masalah sosial, sehingga masyarakat meminta untuk pulang kembali ke seluruh distrik yang ditinggalkan sejak 2018 lalu,” kata Befa Yigibalom.

Sebagai ketua asosiasi, dirinya menyetujui bahwa sudah saatnya untuk menarik pasukan non-organik yang ditempatkan di Nduga dan di wilayah pegunungan tengah Papua selama ini dan diisi oleh pasukan organik, baik TNI dan Polri.

“Kami akan berusaha menyampaikan ke pimpinan TNI dan Polri tingkat pusat, hingga ke Presiden,” katanya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by JUBI News (@jubicoid)

Zakeus memberikan sebagian tanah yang dimiliki oleh sukunya di Kimbim kepada pengungsi Nduga untuk digunakan sebagai tempat tinggal dan berkebun

Selain itu ia harapkan bagi kelompok bersenjata di Nduga untuk segera menyesuaikan diri karena selama ini masyarakat yang tidak tahu apa-apa tentang pengorbanan masyarakat dengan pengungsian besar-besaran ini.

“Maka kami bersama Bupati Nduga akan melakukan pendekatan ke kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya untuk mengetuk nuraninya, bagaimana melihat keluarga besar yang terhambur di pengungsian sehingga sudah saatnya mencari jalan terbaik harus kembalikan ke distrik masing-masing,” katanya.

Sementara itu Bupati Nduga, Wentius Nimiangge, mengatakan kejadian bentrok di Wouma ini terjadi karena persoalan di tengah-tengah konflik pengungsian, sehingga ia pun merasa kehilangan dan sakit sehingga upaya pengembalian pengungsian ini diharapkan segera dilakukan.

“Kita ingin pulangkan masyarakat yang mengungsi ini untuk bangun daerah mereka sendiri, sehingga keinginan menarik pasukan non-organik sebenarnya sudah lama saya sampaikan, dan semoga pihak Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat mendengar ini semua,” kata Wentius.

Di sisi lain, Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Arif Budi Situmeang, menyebut saat ini baik di Keneyam-Nduga dan TiomLanny Jaya sudah ada bangunan untuk persiapan Kodim, hanya tinggal diisi oleh personel. Untuk permintaan menarik pasukan non-organik di Nduga khususnya, sudah dilakukan jauh-jauh sebelumnya, dimana saat ini pola-pola operasi yang dilakukan sudah pendekatan yang sangat humanis.

“Untuk Kodim Lanny Jaya dan Nduga hanya tinggal mengisi personel, bangunan sudah ada. Kami terima kasih ke bupati. Untuk mengisi pasukan organik di wilayah itu semua, di setiap distrik perlu diisi dengan koramil-koramil. Paling tidak lahan yang sudah ada sudah bersertifikat agar legal untuk dibangun, setelah bangunan ada barulah kita isi personel,” katanya. (*)

News Desk

Tags: konflikNdugaPapuaPengungsiTNI
ShareTweetSendShareShare
Victor Mambor

Victor Mambor

Related Posts

Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria perwakilan saat menjadi pembicara pada diskusi hari pangan internasional di Sorong, Sabtu (18/10/2025). – Jubi/Gamaliel
Domberai

Membongkar praktik buruk investasi di Tanah Papua

October 18, 2025
pastor
Meepago

Pastor Yance Yogi mengutuk pelaku penembak warga sipil di Intan Jaya

October 18, 2025
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy, SH, - IST
Bomberai

LP3BH Manokwari protes: Relawan dianiaya aparat di Moskona Utara

October 18, 2025
Pinehas Torey
Domberai

Pinehas Torey, Anggota Nieuw Guinea Raad dari Teluk Wondama

October 18, 2025
Polda Papua Barat
Domberai

Polda Papua Barat kirim 169 personel BKO amankan perayaan 1 abad peradaban di Wondama

October 17, 2025
Kwamki Narama
Meepago

Pelajar dan Mahasiswa Mimika-Puncak desak penyelesaian konflik antar warga di Kwamki Narama

October 17, 2025

Recommended Stories

Bali United tetap serius lawan Persipura

February 24, 2022
KONI Papua

KONI Papua siap bantu pembentukan Pengprov Cabor Provinsi DOB

March 27, 2023
Puncak

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara