Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Amerika Serikat akhirnya buka Kedubes di Vanuatu

Pembukaan Kedubes AS di Vanuatu semakin menandai pertumbuhan hubungan kedua negara dan komitmen kedunya terhadap hubungan bilateral.

July 20, 2024
Waktu Membaca: 4 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Zely Ariane
Amerika Serikat

Pembukaan selubung papan nama Kedubes AS di Port Villa oleh Dubes AS- Jubi/vanuatudaily.vu

Jayapura, Jubi – Republik Vanuatu, negara yang sebentar lagi merayakan kemerdekaannya yang ke-44 pada 30 Juli 2024 akhirnya menerima pemerintah Amerika Serikat membuka Kedutaan Besarnya di Port Villa, pada 19 Juli 2024.

Juru bicara Kementerian Luar Neger Amerika Serikat, Matthew Miller pada 18 Juli di Washington mengatakan Amerika Serikat secara resmi membuka kedutaan besar AS di Port Vila hari itu.

RELATED POSTS

AS tetapkan dua pemimpin Mikronesia sebagai tersangka atas tuduhan korupsi.

Tiga duta besar Pasifik ditarik kembali oleh Departemen Luar Negeri AS

Tiongkok dan Amerika Serikat Ucapkan Selamat Kemerdekaan ke-47 Kepulauan Solomon

“Pembukaan ini semakin menandai pertumbuhan hubungan kami dengan Vanuatu dan menggarisbawahi kekuatan komitmen kami terhadap hubungan bilateral, terhadap masyarakat Ni-Vanuatu, dan terhadap kemitraan kami di kawasan Indo-Pasifik,” kata Matthew yang dikutip test.jubi.id dari state.gov/vanuatu-embassy-opening, Sabtu (20/7/2024).

Menurut Miller hadirnya Kedubes AS di Port Villa Vanuatu untuk menghadirkan lebih misi diplomatik di seluruh kawasan dan untuk lebih terlibat dengan negara-negara tetangga Pasifik.

Duta Besar AS Ann Marie Yastishock saat memeriksa pasukan Vanuatu di Port Villa- Jubi/ vbtc.vu

“ Kami berharap dapat bermitra dengan pemerintah Ni-Vanuatu dalam berbagai isu seperti mengatasi perubahan iklim, mengembangkan ekonomi, dan memastikan keamanan maritim, serta terus membangun hubungan antarmasyarakat, seperti yang telah dilakukan Peace Corps sejak 1990,” katanya seraya menambahkan bahwa Amerika Serikat telah menjalin hubungan diplomatik dengan Pemerintah Republik Vanuatu sejak 1986.

Dia mengatakan Ann Marie Yatichosk diangkat menjadi Duta Besar non residen dan memimpin misi diplomatik Amerika Serikat yang berpusat di Port Villa.

Kembalinya Peace Corps

Mengutip media di Vanuatu vbtc.vu edisi Jumat (19/7/2024) menyebutkan bahwa Duta Besar AS, Ann Marie Yastishock, menyoroti peluang signifikan pada konferensi pers Jumat, 19 Juli di Port Villa dengan mengumumkan kembalinya Relawan Peace Corps, sejumlah 10 – 14 relawan, yang akan datang tahun ini, sekitar musim panas (Mei – September).

Lebih lanjut, ia menyampaikan dukungannya dan berharap dapat bekerja sama dengan Vanuatu dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim, meningkatkan pengembangan bisnis, dan meningkatkan keamanan.

“Ada banyak hal yang sedang kami kerjakan sebagai Pemerintah AS dan kami berharap dapat melakukan lebih banyak lagi setelah kedutaan kami beroperasi penuh,” kata Duta Besar.

Yastishock lebih lanjut mengatakan bahwa kedutaan, dan staf tetap yang akan segera bekerja di sana akan memberi mereka kesempatan dan memungkinkan mereka berinteraksi dengan masyarakat Ni-Vanuatu, para pebisnis, para pendidik, dan pemerintah setiap hari.

Dalam jumpa pers, ia mencatat bahwa perubahan iklim merupakan area penting untuk kolaborasi, dan Amerika Serikat mengakui dan menghargai kepemimpinan global Vanuatu dalam masalah ini.

“Presiden Biden sangat berkomitmen untuk mengatasi ancaman eksistensial perubahan iklim, dan kami memuji kepemimpinan Vanuatu dalam hal ini,” katanya.

“Kami memahami bahwa Vanuatu menanggung beban konsekuensi perubahan iklim yang tidak merata dan Amerika Serikat berkomitmen untuk mendukung kebutuhan Vanuatu dalam hal ketahanan iklim, tanggap bencana, adaptasi dan mitigasi, keanekaragaman hayati, pengembangan kapasitas, dan perluasan sumber daya energi terbarukan,” tambahnya.

Duta Besar AS lebih lanjut mengatakan mereka berkomitmen untuk membantu Vanuatu dalam menjaga keamanan maritim negara dan melindungi zona ekonomi eksklusif, sumber daya, dan kedaulatannya.

“Perjanjian shiprider telah kami lihat hasil positifnya dalam memberikan kesempatan bagi pejabat penegak hukum maritim Vanuatu untuk melakukan penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU) serta aktivitas maritim transnasional terlarang,” katanya.

“Amerika Serikat juga siap bekerja sama dengan Vanuatu dalam menghadapi tantangan besar lainnya, termasuk ketahanan pangan, keamanan siber, dan akses yang lebih besar ke jaringan keuangan global,” tambahnya.

“Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk bekerja sama erat guna meningkatkan peran perempuan di semua sektor, mendorong pemberdayaan ekonomi, dan membantu masyarakat membangun ketahanan dalam menghadapi perubahan iklim,” katanya.

Mengingat program Relawan Peace Corps yang terhenti karena pandemi, Duta Besar Yastishock mengatakan mereka berharap Peace Corps kembali ke negara tersebut.

“Peace Corp telah berupaya membangun untuk pertama kalinya unit perawatan intensif modern di rumah sakit setempat,” katanya.

“Kami sangat gembira bisa membuka tempat itu dalam waktu sekitar satu bulan atau lebih, setelah semua peralatan telah dipasang di dalamnya,” tambahnya.

Yastishock mengatakan pendidikan berada pada urutan teratas daftar mereka dan akan ada program sponsor untuk mendukung sektor pendidikan.

Selain itu, mereka berharap dapat menerbitkan Visa AS di Vanuatu, yang akan menjadi titik balik bagi Vanuatu karena Visa AS hanya dapat diproses di Fiji dan Papua Nugini.

“Kami telah membantu berbagai bagian pemerintah melalui Hibah selama beberapa tahun terakhir, khususnya dalam reformasi layanan sipil. Kami bertemu awal minggu ini dengan Komisi Layanan Publik dan itu semua berkat dukungan USAID melalui SPC,” katanya.

Duta Besar AS mengatakan mereka berharap dapat bekerja sama erat dengan pemerintah dan rakyat untuk memperdalam hubungan mereka dengan Vanuatu.

“Hubungan kami dengan Vanuatu sudah terjalin sejak Perang Dunia II, kami berjuang berdampingan, hal ini memberi kami kesempatan untuk kembali melihat bagaimana kami terlibat dan bagaimana bermitra di saat perubahan Iklim telah memengaruhi Vanuatu,” katanya.

Kedutaan Besar AS yang baru akan dibuka tahun ini dan akan berlokasi di Kedutaan Besar Prancis, dan Komisi Tinggi Inggris dan Selandia Baru.

Persaingan jangka panjang AS dan Pasifik di Pasifik

Pembukaan Kedutaan AS di Port Villa Republik Vanuatu juga dilaporkan Reuters dari Washington bahwa AS sebelumnya telah membuka kedutaan besar di dua negara kepulauan lainnya, Kepulauan Solomon dan Tonga.

Pemerintah AS juga berencana untuk membuka satu kedutaan lagi di Kiribati, seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan kepada Kongres AS pada bulan Maret. “Misi di Kiribati sedang menunggu persetujuan parlemen,“ kata pejabat tersebut.

Washington berupaya meningkatkan kehadiran diplomatiknya di Pasifik untuk melawan apa yang dilihatnya sebagai ancaman yang berkembang dari Tiongkok, pesaing strategis utamanya.

Pada  Februari, Amerika Serikat memperingatkan negara-negara kepulauan Pasifik agar tidak menerima bantuan dari pasukan keamanan Tiongkok menyusul laporan Reuters bahwa polisi Tiongkok bekerja di Kiribati, negara atol terpencil dekat Hawaii.

Polisi Tiongkok telah dikerahkan di Kepulauan Solomon sejak 2022 setelah pakta keamanan rahasia yang dikritik oleh Amerika Serikat dan Australia karena dianggap merusak stabilitas regional. Kekhawatiran juga muncul atas pekerja berseragam militer di Vanuatu setelah sebuah perusahaan Tiongkok mulai menebang pohon di sana. (*)

Tags: Amerika Serikatkedutaan besarpembukaan kedubesVanutau
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

UPNG
Pasifik

Mahasiswa kedokteran UPNG gelar pameran karier

April 25, 2026
menganyam
Pasifik

Menganyam untuk hidup

April 25, 2026
BBM
Pasifik

Menkeu Kepulauan Marshall memperingatkan tentang stok pasokan BBM

April 25, 2026
Kanaky
Pasifik

Perjalanan berkelanjutan Kaledonia Baru menuju penentuan nasib sendiri

April 25, 2026
Manele
Pasifik

1 Mei jadi penentu nasib PM Manele dan batas kekuasaan pemerintah

April 24, 2026
MoU
Pasifik

Papua Nugini dan AS tandatangani MoU kesehatan

April 24, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara