Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Bapanas bentuk satgas dan luncurkan bantuan besar

December 10, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Alexander Loen - Editor: Arjuna Pademme
Bapanas

Kepala Badan Pangan Nasional atau Bapanas, Andi Amran Sulaiman, saat menghadiri groundbreaking dan Pelepasan Penyaluran Beras SPHP serentak di Halaman Polda Baru Koya Koso, Kota Jayapura, Selasa (9/12). - Alexander Loen

​Jayapura, Jubi – Kepala Badan Pangan Nasional atau Bapanas, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah pusat telah membentuk Satuan Tugas (Satgas)  Pengendalian Harga Beras, dengan melibatkan lintas Kementerian/Lembaga (K/L) seperti Pertanian, Perdagangan, Polri, dan Perum Bulog, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Bapanas Andi Arman saat groundbreaking 6 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Pelepasan Penyaluran Beras SPHP serentak di wilayah Papua, yang digelar di Polda Baru Koya Koso, Kota Jayapura, Selasa (9/12/2025).

RELATED POSTS

Pemprov Papua Tengah salurkan bantuan untuk warga Puncak

Pemkab Jayapura serahkan bantuan kepada keluarga pahlawan

Bupati serahkan bantuan untuk mahasiswa Waropen di Jayapura

Menurut Andi Amran, Satgas ini memiliki mandat utama untuk memastikan stabilitas dan keterjangkauan harga beras.

“Satgas ini dibentuk dengan tujuan untuk menjaga keterjangkauan harga beras di seluruh wilayah Republik Indonesia dengan melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap harga beras maksimal sesuai HET ditingkat konsumen,” jelasnya.

Menurutnya, pembentukan Satgas juga merupakan upaya serius pemerintah dalam menekan harga komoditas pangan utama tersebut, terutama di wilayah Papua Raya.

Bahkan lanjutnya, berdasarkan pemantauan Satgas, harga beras secara nasional telah menunjukkan tren positif.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Satgas atas komitmen dan upaya yang telah dilakukan dalam mengendalikan harga beras agar maksimal sesuai HET,” ujarnya.

​Secara umum, kata Andi Amran, harga beras baik premium maupun medium secara nasional mengalami penurunan signifikan. Namun, wilayah Papua Raya masih menghadapi tantangan besar, yang mana harga beras premium masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), meskipun ada pergerakan menuju stabilitas.

“Khusus di wilayah Papua raya, harga beras Premium masih di atas HET, akan tetapi sudah mengalami penurunan atau mendekati HET yaitu di Provinsi Papua Selatan (Rp 16.400/kg) dan Papua Tengah (Rp 18.292/kg),” katanya.

​Sementara untuk beras Medium, dari enam provinsi di Papua Raya, dua provinsi telah berada di bawah HET. “Sedangkan untuk harga beras Medium, dari 6 provinsi yang ada di Papua raya, terdapat 2 provinsi yang sudah dibawah HET yaitu Provinsi Papua Selatan (Rp 14.625/kg) dan Papua Barat Daya (Rp 15.000/ka),” tambahnya.

Tingginya harga beras di Papua Raya diakui Bapanas sebagai dampak dari biaya logistik yang mahal.

“Masih tingginya harga beras di wilayah Papua raya yang masih di atas HET tidak dapat dipungkiri disebabkan oleh biaya transportasi dan distribusi yang relatif tinggi, terutama karena dipasok dari Pulau Jawa dan Sulawesi Selatan,” katanya.

​Untuk mengatasi hal tersebut, Tegas Andi Amran, Bapanas meluncurkan strategi baru, dengan membuat gudang filial yang akan di isi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di setiap kabupaten/kota, untuk memangkas biaya transportasi dan distribusi agar masyarakat dapat menikmati harga beras yang terjangkau

“Tidak semua wilayah di Papua raya dapat ditempuh dengan moda transportasi darat, oleh karena itu kami membuat Gudang filial,” jelasnya.

Dia mengatakan secara nasional, realisasi penyaluran Beras (SPHP) per 6 Desember 2025 telah mencapai 680.068 ton atau 45,34 persen dari target 1,5 juta ton. Namun khusus untuk wilayah Timur, realisasi masih perlu ditingkatkan.

“Untuk Kanwil Papua dan Papua Barat, realisasi penyaluran Beras SPHP tahun 2025 per 6 Desember 2025 sebesar 16.763 ton atau 19,17 persen,” katanya.

Peluncuran Penyaluran Beras SPHP Secara Serentak

​Dikesempatan yang sama, Bapanas juga melaksanakan peluncuran penyaluran beras SPHP secara serentak ke 32 gudang filial yang tersebar di seluruh wilayah Papua raya, terdiri dari 25 aset Polri, 3 aset Pemda, 1 aset Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan 3 pinjam pakai milik masyarakat.

Total alokasi untuk November-Desember 2025 ke gudang filial di Papua Raya adalah 4.634 ton. Realisasi hingga 6 Desember 2025 sudah mencapai 1.290 ton atau 27,84 persen.

​”Hari ini kita melaksanakan launching penyaluran beras SPHP secara serentak di seluruh wilayah Papua raya sebanyak 827,5 ton,” ujarnya.

Andi Amran berjanji, penyaluran akan dimaksimalkan hingga akhir tahun ke masyarakat agar dapat merayakan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan tenang.

“Dengan dilaksanakannya penyaluran SPHP beras di wilayah Papua Raya, diharapkan stabilitas harga dapat terjaga dan tentunya kebijakan ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, untuk memastikan harga yang wajar di tingkat konsumen serta tetap terjangkau bagi masyarakat,” harapnya.

“Ke depan, tantangan di sektor pangan akan semakin kompleks. Perubahan iklim, isu keberlanjutan, serta dinamika geopolitik global akan turut mempengaruhi ketersediaan dan stabilitas pangan nasional,” tutupnya. Oleh karena itu, kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan sektor swasta menjadi sangat diperlukan,” ujarnya. (*)

Tags: BantuanBapanasSatgas
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Lingkungan Perumahan
Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah
Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak
Mamta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat
Mamta

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara