Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Sejumlah pemilih mengeluh dipindahkan ke TPS jauh dari rumah

November 28, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Engel Wally - Editor: Syofiardi
Pemilih

Proses penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura, Rabu (27/11/2024). – Jubi/Engel Wally

Sentani, Jubi – Banyak pemilih di Distrik Sentani yang mengeluh terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024 yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura saat hari pencoblosan Rabu, 27 November 2024.

Keluhan itu terkait lokasi TPS (Tempat Pemungutan Suara) sesuai DPT mereka yang sebelumnya dekat dengan rumah, lalu terdaftar di TPS lain yang jauh dari rumah mereka. Jumlah TPS di Distrik Sentani 110 unit dan hampir di semua TPS pemilihnya ada yang mengeluhkan hal serupa.

RELATED POSTS

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

“Waktu Pilpres 2024 saya berada di TPS 04 Makhendang Pasar Lama, sekarang saya dapat undangan, ternyata TPS saya sudah berubah jauh sekali di depan Jalan Sosial, padahal saya warga Pasar Lama Sentani,” ujar Selvina di Sentani, Rabu (27/11/2024).

Selvina mengaku perubahan DPT ini sama sekali tidak diberitahukan sebelumnya. Padahal beberapa kali ikut Pemilu sebelumnya, tempat ia sekeluarga memilih selalu di TPS 004 Makhendang Pasar Lama Sentani.

Selvi berharap pemilih yang mengalami hal yang sama sepertinya tetap menggunakan hak suaranya untuk lima tahun mendatang.

Infografis Pilkada Kab Jayapura 2024

“Bukti hari ini ada banyak yang tidak ikut memilih karena DPT-nya berubah secara tiba-tiba.Bukan hanya saya yang berpindah lokasi TPS, ternyata di TPS yang saya ikut memilih ada warga yang lain juga mengeluh hal yang sama, mereka adalah warga BTN sosial,” katanya.

Hal yang sama juga dikeluhkan David Jikwa, warga yang tinggal dekat dengan Pasar Pharaa Sentani.

“TPS yang kemarin saat Pilpres itu di Jalan Youmakhe depan Gedung Tabita, sekarang pindah tempat memilih jauh di Pasar Lama Sentani, padahal TPS 028 Youmakhe ada, tetapi kami tidak terdaftar pada DPT-nya,” ujarnhya.

Menurut David banyak sekali perubahan yang terjadi saat Pilkada 2024. Akibat DPT dan TPS yang berubah menyebabkan warga sengaja dibuat sibuk untuk mencari TPS-nya.

“Lalu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam tahapan pemilu, seperti mobilisasi massa hingga perhitungan suara yang tidak sesuai dengan jumlah kertas suara. Slogan gunakan hak suaramu dengan baik itu sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini yang kami rasakan,” katanya.

Pemilih
Pemilih mengecek namanya di DPT (Daftar Pemilih Tetap) TPS. – Jubi/Engel Wally

Petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) 004 Makhendang Pasar Lama Sentani Marlinda Sawyas mengatakan DPT yang ada sebelumnya di TPS-nya hanya 217 pemilih, namun saat ini sudah bertambah menjadi 584 pemilih.

“Lalu kertas suara yang terpakai dari total 600-an itu hanya 200 lebih, sisanya banyak yang tidak digunakan. Sementara waktu yang ditentukan hanya 5 jam untuk proses pencoblosan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pagi banyak warga yang datang mengecek daftar nama mereka, lalu sebagian pergi dan yang ada namanya di DPT langsung ikut mencoblos.

Ia mengaku tidak mengetahui apakah bertambahnya jumlah DPT sudah diketahui warga atau tidak. “Hal ini juga penting diperhatikan, karena tahapan kami hanya sebatas pungut-hitung di TPS,” ujarnya.

Sawyas sudah beberapa kali terlibat dalam penyelenggaraan pemilu, baik Pilpres dan Pileg, maupun Pilkada. Ia mengaku jarang ada DPT yang benar-benar sesuai dengan tempat tinggal pemilih dan belum pernah kertas suara habis terpakai sesuai dengan jumlah DPT.

“Sejak awal pendataan oleh pemerintah melalui capil dan Pantarlih (Panitia Pendaftaran Pemilih) yang langsung juga ke tengah masyarakat harus sinkron datanya,” katanya.

Pemilih
Pemilih memasukkan kertas suara ke dalam kotak pemungutan suara di salah satu TPS di Sentani. – Jubi/Engel Wally

Pantauan Jubi di lapangan pada hari pencoblosan, yaitu di Distrik Sentani, Distrik Waibhu, dan Distrik Sentani Barat Moi, kantor pemerintahan tutup, sedangkan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Sebagian besar pedagang tetap melakukan jual beli, ruko, toko, hingga warung makan berjalan seperti biasa, termasuk arus transportasi di jalan raya.

Di tengah kesibukan Pilkada Serentak 2024 itu ada sejumlah pedagang yang meraup keuntungan dari hasil dagangannya, meski hanya sehari. Salah satunya Meri Weya yang berjualan buah matoa dan pinang di Pasar Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat Moi.

“Lumayan untuk hari ini, buah matoa dalam dua karung 50 kg bisa habis seketika. Jual per tumpuknya Rp30 ribu laku semua, dua karung ini dapat Rp700 ribu. Sementara untuk pinang pertumpuknya Rp10 ribu, sudah dapat hasil sampai siang jelang sore ini sebanyak Rp450 ribu. Tidak seperti hari-hari sebelumnya, matoa juga untuk musim saat ini tidak begitu banyak,” ujarnya. (*)

Tags: Daftar Pemilih TetapKabupaten JayapuraPilkada Serentak 2024
ShareTweetSendShareShare
Victor Mambor

Victor Mambor

Related Posts

Lingkungan Perumahan
Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah
Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak
Mamta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat
Mamta

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Polda Papua, Sekolah Jujur Bicara

Bidhumas Polda Papua isi materi Sekolah Jujur Bicara

November 8, 2023
SMPN 1 Jayapura

SMPN 1 Jayapura gelar pameran karya siswa

November 17, 2022
Pemuda Adat Papua

Pemuda adat Papua serukan perlindungan tanah dan hutan adat

September 24, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara