Jayapura, Jubi – Pedagang pakaian di Pasar Hamadi dan Youtefa mengaku sepi pembeli akibat persaingan dengan banyaknya penjual pakaian yang mulai marak di Kota Jayapura.
Salah seorang pedagang pakaian baru di Pasar Youtefa, Arini (32) yang ditemui Jubi pada Jumat (9/8/2024), mengaku usaha jualan pakaiannya tak lagi ramai pembeli.
“Sudah tidak ramai lagi orang-orang yang cari baju di pasar, jadinya pemasukan juga lumayan berkurang” ujarnya.

Hal itu juga disampaikan Retno (30) penjual pakaian di Pasar Hamadi yang mengatakan pembeli pakaian di tokonya menurun karena bersaing dengan makin banyaknya pedagang pakaian.
“Sudah bisa dilihat situasi pasar area baju disini sepi, pembeli ada beberapa yang beli pakaian tapi ya begitu, tidak ramai karena sudah banyak usaha pakaian yang bermunculan” ujarnya.
Begitu juga dikatakan pedagang pakaian bekas di Pasar Hamadi, Bela (28) yang mengatakan penjualan pakaian bekas pun juga ikut menurun.
“Kita yang jual baju bekas juga tidak terlalu ramai pembeli, kadang-kadang ramai kadang juga sepi. Jualan baju bekas jadi harganya standar saja jadi pemasukan juga lumayan begitu,” ujarnya.
Hal yang sama juga dikatakan Susanti (29). Menurutnya jika pakaian bekas dijual dengan harga murah, baru pembeli berdatangan.
“Kalau sudah ada pakaian baru mau datang, harga pakaian [lama] kita jual murah, bisa satu pakaian 5 ribu rupiah baru pembeli banyak, tapi itu harga murah jadi pemasukan juga pas-pas saja,” ujarnya.
Anisa (19) seorang pembeli yang sedang melihat pakaian di Pasar Hamadi mengatakan sedang mencari pakaian untuk dipakai kuliah.
“Sedang cari celana panjang untuk pakai ke kampus, cari di Pasar Hamadi biar tidak terlalu mahal. Beli di pedangan pakaian yang baru supaya masih bagus modelnya karena untuk ke kampus” ujarnya.
Iriani (36) bersama keluarganya yang sedang melihat pakaian dari pedang pakaian bekas mengatakan pakaian baru dan bekas sama saja sesuai selera masing-masing,
“Dengan keluarga biasa cari pakaian bekas karena murah dan juga banyak model, tapi juga sering beli pakaian baru di toko atau pasar semua itu sesuai selera saja karena semua bagus,” ujarnya. (*)











Discussion about this post