Sentani, Jubi – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua atau KPw BI Papua bekerjasama dengan bursa efek Indonesia, melaksanakan festival kopi Papua ke-8.
Puncak acara festival kopi Papua itu akan dilaksanakan di bekas terminal PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (20/9/2025) hingga Senin (22/9/2025).
Kepala BI Papua, Faturachman mengatakan, tujuan pihaknya menyelenggarakan festival kopi, agar para pelaku usaha bisa memperoleh pembiayaan melalui securities crowdfunding atau skema pembiayaan alternatif untuk penggalangan dana (raising fund) melalui pasar modal.
Hal baru lainnya dari festival kopi Papua 2025 yaitu adanya Papua Coffee Week di Tokyo bekerja sama dengan Kopikalyan Tokyo pada 24 Agustus 2025, bersamaan dengan berlangsungnya mini festival kopi di in view 24 di Dok 2 Kota Jayapura.
“Festival kopi Papua tahun ini mengusung tema dari gunung lembah, pantai, hingga pasar global,” kata Faturachman saat bincang-bincang media di sebuah kafe di Kota Jayapura, Selasa (19/8/2025).
Menurut Faturachman, kopi Papua bukan hanya penggerak ekonomi, melainkan sebagai perekat di Tanah Papua. Kopi Papua dianggap bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru dan diharapkan semakin mendunia.
“Kopinya ditanam di gunung, di lembah, juga di Jayapura. Kemudian diolah oleh pelaku-pelaku usaha, dan kami juga bertekad untuk membawa Kopi Papua ke pasar global, salah satunya, ke Tokyo,” ujarnya.
Sementara itu, kepala tim implementasi Kekda BI Papua, Sasongko Agung Nugroho mengatakan, dalam festival kopi Papua 2025, akan diadakan workshop pengolahan limbah kopi, farmers island sebagai platform pertemuan pembeli dan petani, dan workshop coffee mocktail, berkolaborasi dengan Rotaryana dan StirUp
Menurut Agung, pihaknya terus berinovasi dalam pelaksanaan festival kopi, dan capaian target yang diperoleh pada festival kopi 2024 dengan nilai penjualan expo Rp1.03 miliar. Karenanya pada festival kopi 2025, penjualan expo ditargetkan mencapai Rp1,2 miliar atau naik 10 persen dari tahun sebelumnya.
Festival kopi tahun ini akan melibatkan sekitar 45 Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM, yang terdiri dari kopi, makanan dan minuman, pakaian, juga kerajinan.
Festival Kopi Papua 2025 diharapkan bisa memberikan dampak dan mendorong ekonomi bagi masyarakat Papua. (*)











Discussion about this post