Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Kuasa Hukum pertanyakan lambannya penyidikan kasus TPKS pejabat Raja Ampat

November 18, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel M. Kaliele - Editor: Angela Flassy
raja ampat

Kuasa Hukum desak Polda Papua Barat Daya segera panggil YS, Sekda Raja Ampat Terlapor TPKS, Senin (17/11/2025). – Jubi/Gamaliel

Sorong, Jubi – Kuasa hukum korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Yance Dasnarebo SH mempertanyakan lambannya proses penyidikan kasus dugaan TPKS yang melibatkan YS, pejabat Kabupaten Raja Ampat, sebagai terlapor.

“Kami melihat secara jelas adanya ketidakseriusan dalam penanganan kasus ini, hingga hari ini, terlapor YS belum juga dipanggil oleh penyidik bahkan Padahal korban sudah memberikan seluruh keterangan secara lengkap, disertai bukti bukti yang kami serahkan secara resmi,” katanya di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (18/11/2025).

RELATED POSTS

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

Gerakan sadar lingkungan, puluhan siswa SD YPK Immanuel Manyaifun bersihkan pantai

Aktivis minta Polda Papua Barat Daya tangkap pejabat terduga pelaku kekerasan seksual

Yance menyoroti secara khusus keterlambatan pemanggilan terlapor, yang menurutnya tidak masuk akal dan berpotensi menimbulkan dugaan adanya perlakuan istimewa dan Ini bukan perkara kecil jadi Ini kasus TPKS.

“Hukum harus ditegakkan dengan tegas dan tanpa pandang bulu dan Jangan sampai masyarakat melihat bahwa ada perlindungan diam-diam hanya karena yang bersangkutan adalah Sekda,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa penundaan pemanggilan tidak hanya menimbulkan tanda tanya publik, tetapi juga berdampak buruk terhadap kondisi mental korban. Korban mengalami tekanan psikologis yang berat. “Setiap penundaan berarti memperpanjang penderitaannya jadi Korban sudah hadir berkali-kali, kooperatif, mengikuti seluruh proses. Tapi penyidikan terhadap terlapor justru seperti jalan di tempat,” ujarnya.

Yance juga menegaskan perlunya keberpihakan aparat sebagaimana mandat UU TPKS dan UU TPKS sudah sangat jelas menempatkan korban sebagai subjek utama yang harus dilindungi. “Kami mendesak Polda PBD agar menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan tidak tunduk pada tekanan apa pun,” katanya.

Ia kembali mengingatkan bahwa lambannya proses hukum dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian. “Kami tidak ingin opini publik berkembang bahwa kasus ini sengaja diperlambat dan jika terlapor bukan pejabat, saya yakin sejak awal dia sudah dipanggil dan diperiksa. Harus ada keberanian dari penyidik untuk memperlakukan semua orang sama di depan hukum,” katanya.

Yance juga menegaskan bahwa pihaknya siap mengambil langkah hukum lanjutan apabila penyidikan tidak menunjukkan progras. “Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan berarti dari penyidik, kami siap menempuh langkah hukum lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa perjuangan yang dilakukan adalah untuk menjamin keadilan bagi korban. Ia hadir untuk memastikan korban mendapat perlindungan, kepastian hukum, dan ruang aman untuk menyuarakan apa yang dialaminya. “Keadilan tidak boleh menjadi barang mewah yang hanya bisa diakses oleh mereka yang memiliki jabatan,” ujar Yance.

Yance juga menambahkan bahwa pola lambatnya penyidikan ini berpotensi menghambat proses pemulihan korban.

“Kami tidak bisa menerima bila proses hukum sengaja melebar dari jalurnya hanya karena mempertimbangkan posisi seorang pejabat,” katanya.

kembali mendesak institusi kepolisian agar bertindak sesuai prinsip keadilan. “Kami meminta Polda Papua Barat Daya untuk menunjukkan bahwa hukum di negara ini bukan alat yang bisa dinegosiasi. Segera panggil, periksa, dan proses terlapor. Jangan berikan ruang bagi asumsi publik bahwa hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” katanya.

Yance menyampaikan kepada penyidik Polda Papua Barat Daya bahwa pihaknya tidak sedang meminta sesuatu yang berlebihan. “Kami hanya meminta keadilan ditegakkan sebagaimana mestinya. Penyidik harus bergerak cepat, profesional, dan menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada korban,” katanya. (*)

Tags: Kabupaten Raja AmpatKekerasan SeksualPolda Papua Barat Daya
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Foto saat IDAI Gelar Skrining Jantung Anak Gratis di RSUD Sele Be Solu Sorong (23/4/2026).. Ditemukan sejumlah kasus serius yang butuh operasi - Jubi/ Gamaliel
Domberai

IDAI gelar skrining jantung anak gratis di RSUD Sele Be Solu Sorong, temukan sejumlah kasus serius yang butuh operasi

April 24, 2026
e-Sport
Domberai

Cabor E-Sport dan Perbasi sinergi dorong perbaikan KONI Papua Barat

April 24, 2026
Taruna
Domberai

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

April 23, 2026
SMK Taruna
Domberai

Siswa SMK Taruna Manokwari dianiaya senior, orangtua laporkan ke Polisi

April 24, 2026
kredit
Domberai

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

April 21, 2026
Lapas
Domberai

Lapas Kelas III Teminabuan Komitmen Berantas Halinar

April 20, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara