Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Gerakan sadar lingkungan, puluhan siswa SD YPK Immanuel Manyaifun bersihkan pantai

January 27, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Angela Flassy
Puluhan Siswa SD YPK Immanuel Manyaifun membersihkan pantai kampung, Senin (26/1/2026) – Jubi/IST.

Puluhan Siswa SD YPK Immanuel Manyaifun membersihkan pantai kampung, Senin (26/1/2026) – Jubi/IST.

Sorong, Jubi – Puluhan anak anak Sekolah Dasar (SD) YPK Immanuel Manyaifun bersama guru dan petugas kesehatan lingkungan (Kesling) Puskesmas (PKM) Manyaifun menggelar aksi peduli lingkungan dengan melakukan kegiatan angkat sampah di sepanjang pesisir Pantai Kampung Manyaifun, Raja Ampat, Papua Barat Daya, Senin (26/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan 33 orang, terdiri dari 30 siswa SD, satu guru, serta dua staf Kesehatan lingkungan (Kesling) Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Manyaifun.

RELATED POSTS

JDP minta TPN PB, TNI, Polri tidak berperang di permukiman

Program Kampung Nelayan dan Homestay siap jalan, ekonomi Warga Seremuk dipacu

Sudah ditolak, perwakilan perkebunan sawit terus datangi warga kampung

Aksi dimulai sejak pukul 16.15 WP dan berakhir pada pukul 18.00 WP, dengan menyasar area pantai yang selama ini dipenuhi sampah plastik dan limbah rumah tangga.

Guru SD YPK Immanuel Manyaifun, Alex Boby Mambrasar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan kesadaran lingkungan sejak usia dini.

“Kami ingin anak anak belajar langsung dari tindakan, bukan hanya teori di kelas. Lingkungan ini adalah ruang hidup mereka, jadi mereka harus dikenalkan sejak dini untuk menjaga dan merawatnya,” ujar Alex Mambrasar kepada wartawan.

Alex menjelaskan, kegiatan angkat sampah ini sepenuhnya merupakan inisiatif bersama antara guru SD YPK Immanuel Manyaifun dan anggota Kesling PKM Manyaifun, tanpa paksaan, dan dilakukan secara sukarela demi menanamkan nilai tanggung jawab terhadap alam.

“Kalau anak anak sudah dibiasakan peduli sejak sekarang, ke depan mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tidak merusak lingkungannya sendiri,” ujarnya.

Senada dengan itu, ditekankan oleh Maya Unmehopa bahwa persoalan sampah di wilayah pesisir Kampung Manyaifun perlu mendapat perhatian serius, serta bahwa edukasi sejak dini dinilai sebagai langkah paling efektif.

Menurut Maya, sebagian besar sampah di pantai tersebut berasal dari aktivitas harian masyarakat dan, apabila tidak ditangani, dampaknya akan dirasakan kembali oleh masyarakat sendiri, terutama terhadap kesehatan dan ekosistem laut.

Keterlibatan anak anak sekolah dalam aksi ini menjadi pesan kuat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh Masyarakat.

“Anak anak ini adalah contoh mereka memberi pesan kepada orang dewasa bahwa menjaga lingkungan itu dimulai dari hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Staf Kesling PKM Manyaifun, yakni Prisilia Mayingin mengatakan dengan kegiatan ini, mereka ingin membangun kebiasaan, bukan kegiatan seremonial.

“Harapannya, aksi seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan menjadi budaya,” ujar Prisilia Maya.

Menurut prisilia keterlibatan siswa SD YPK Immanuel Manyaifun juga menjadi bagian dari edukasi kesehatan lingkungan yang berkelanjutan. “Kami ingin anak anak paham bahwa menjaga lingkungan itu sama dengan menjaga kesehatan diri mereka sendiri dan keluarga mereka,” tuturnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan, anak-anak tampak antusias memungut sampah plastik, botol bekas, dan limbah lainnya yang berserakan di sepanjang Pantai, selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi singkat mengenai dampak sampah terhadap kesehatan dan laut.

Aksi angkat sampah ini menjadi bukti bahwa gerakan sadar lingkungan sejak dini dapat dilakukan dengan langkah sederhana namun berdampak besar inisiatif guru dan tenaga kesehatan lingkungan di Kampung Manyaifun ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah dan kampung lain di wilayah Papua Barat Daya.

Alex Mambrasar menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk keprihatinan atas minimnya fasilitas pengelolaan sampah di Kampung Manyaifun, khususnya di wilayah pesisir yang langsung berbatasan dengan laut jadi selama ini tidak ada tempat pembuangan sementara yang layak sampah akhirnya dibuang ke pantai atau laut. “Ini masalah serius yang tidak bisa terus dibiarkan,” tegas Alex Mambrasar

Ia menilai, jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah kampung hingga distrik, maka anak-anak dan generasi muda akan terus hidup berdampingan dengan lingkungan yang tercemar jangan sampai anak anak tumbuh dengan anggapan bahwa pantai kotor itu hal biasa. “Itu pola pikir yang berbahaya,” ujarnya.

Sementara itu, tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas, Prisilia Maya menyoroti dampak kesehatan yang mulai dirasakan masyarakat akibat lingkungan yang tidak bersih, terutama bagi anak-anak. “Sampah ini bisa menjadi sumber penyakit jadi mulai dari diare, penyakit kulit, sampai malaria karena genangan air di antara tumpukan sampah,” kata prisilia

Ia menegaskan bahwa peran tenaga kesehatan lingkungan bukan hanya menunggu pasien di fasilitas kesehatan, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk mencegah penyakit sejak awal pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan. Dan pencegahan itu dimulai dari lingkungan yang bersih,” jelasnya.

Alex Boby Mambrasar Guru pendamping kegiatan tersebut menyebutkan bahwa aksi ini juga menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas yang selama ini jarang dilakukan akibat keterbatasan sarana dan anak anak belajar langsung di lapangan dan mereka melihat, menyentuh, dan merasakan sendiri dampak sampah. Itu lebih membekas daripada hanya membaca buku,” ungkapnya

Aksi anak anak SD YPK Immanuel Manyaifun ini pada akhirnya menjadi cermin telanjang ketika negara tidak hadir, warga bergerak ketika sistem gagal, anak anak dipaksa menjadi garda depan.

“Kami tidak menunggu proyek. Kami bergerak karena ini tanah dan laut kami,” ujar Alex Mambrasar.

kegiatan tersebut, para guru dan anggota Kesling PKM Manyaifun menegaskan komitmen mereka untuk terus mendorong gerakan sadar lingkungan di Kampung Manyaifun, meski tanpa dukungan anggaran yang memadai.

“Kami mulai dari apa yang kami punya Harapannya, pemerintah melihat dan tergerak untuk serius menangani persoalan lingkungan di kampung-kampung pesisir,” ujar Maya Unmehopa.(*)

Tags: Kabupaten Raja AmpatKampung ManyaifunPapua Barat Daya
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Foto saat IDAI Gelar Skrining Jantung Anak Gratis di RSUD Sele Be Solu Sorong (23/4/2026).. Ditemukan sejumlah kasus serius yang butuh operasi - Jubi/ Gamaliel
Domberai

IDAI gelar skrining jantung anak gratis di RSUD Sele Be Solu Sorong, temukan sejumlah kasus serius yang butuh operasi

April 24, 2026
e-Sport
Domberai

Cabor E-Sport dan Perbasi sinergi dorong perbaikan KONI Papua Barat

April 24, 2026
Taruna
Domberai

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

April 23, 2026
SMK Taruna
Domberai

Siswa SMK Taruna Manokwari dianiaya senior, orangtua laporkan ke Polisi

April 24, 2026
kredit
Domberai

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

April 21, 2026
Lapas
Domberai

Lapas Kelas III Teminabuan Komitmen Berantas Halinar

April 20, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara