Jayapura, Jubi – Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) Klasis Lelembo melaksanakan pelantikan Badan Pengurus Baru Gerakan Muda Bersatu (GEMU-BESPY) pada Sabtu, 5 Oktober 2024, di Holtekam, Pantai Paloong, Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Pelantikan ini dihadiri oleh perwakilan dari delapan jemaat di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, termasuk Jemaat Bethel Benawa, Bethel Kukdomol, Ebenhaizer Wirsa, Ebenhaizer Wibi, Efata Paluke, Samari Bomol, Patmos Kikla, dan Yerusalem Lulum.
Badan pengurus baru ini akan menjalankan tugas selama periode 2024-2026, dengan fokus memperkuat peran pemuda dalam gereja dan kehidupan masyarakat. Tema pelantikan yang diusung adalah “Tugas Ini Diberikan kepada-Mu dengan Iman dan Hati Nurani yang Murni.”
Obaja Deal, seorang anggota DPRD dan pendiri GEMU-BESPY, hadir untuk melantik badan pengurus baru. Dalam sambutannya, Deal menekankan pentingnya organisasi ini sebagai wadah bagi pemuda, pelajar, dan mahasiswa dari delapan jemaat di Distrik Benawa.
“Kami ingin merangkul pemuda dari berbagai denominasi gereja di Distrik Benawa, termasuk Gereja Kristen Injili di Tanah Papua, Gereja Injili di Indonesia, Gereja Baptis, dan Gereja Jemaat Reformasi Papua. Meski ada ikatan distrik yang kuat, pembinaan tata gereja bagi anak-anak dari jemaat reformasi masih perlu diperkuat,” jelasnya.
Deal berharap dengan dilantiknya Badan Pengurus definitif periode 2024-2026, organisasi ini dapat menjalankan program kerja dengan baik. Fokus utama GEMU-BESPY adalah membangun spiritualitas para anggotanya, membantu majelis jemaat dalam melayani delapan jemaat di wilayah Wamena, Elelim, Benawa, serta mendukung penyebaran Injil di Klasis Una Ukam, Mek, dan suku Yali.
“Kami membentuk GEMU-BESPY untuk mempersiapkan spiritualitas pemuda dan membantu majelis jemaat dalam tugas pelayanan. Kami berharap badan pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik tanpa terlibat dalam diskusi politik atau kegiatan di luar tanggung jawabnya,” tegas Deal.
Ketua terpilih, Datius Wisal, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi ini. “Saya bersama teman-teman pengurus berkomitmen untuk membina dan merangkul pemuda, pelajar, dan mahasiswa. Kami akan bergerak bersama untuk membangun GEMU-BESPY sebagai wadah pembelajaran yang kuat secara iman,” ujar Wisal.
Wisal juga berharap agar GEMU-BESPY dapat terus berkontribusi dalam pengkaderan generasi muda gereja. Ia mengajak dukungan dari pihak gereja dan pemerintah agar organisasi ini dapat tetap konsisten dalam misinya. (*)










Discussion about this post