Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Pembangunan Mapolres ditolak warga Dogiyai, Alfred Anouw: Kapolda keliru, ini murni keinginan rakyat

May 21, 2022
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Alfred Anouw

Anggota DPR Papua, Alfred Fredy Anouw (kanan, kemeja batik putih), saat menemui demonstran yang mendesak penyelesaian pelanggaran HAM di halaman kantor DPR Papua pada 2021 silam - Jubi. Dok

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Alfred Anouw menyatakan, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri keliru apabila beranggapan DPRD Kabupaten Dogiyai berpolitik praktis. Pernyataan itu disampaikan Alfred Anouw saat menghubungi Jubi, Jumat (20/5/2022) malam.

Pernyataan Kapolda itu muncul setelah DPRD Dogiyai menyerahkan aspirasi warga Dogiyai ke DPR Papua, yang menolak rencana pembangunan Mapolres di sana.

RELATED POSTS

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

“Sebagai anak asli Dogiyai yang duduk di DPR Papua, saya menilai pernyataan atau pandangan Kapolda itu keliru,” kata Alfred Anouw.

Menurutnya, apa yang dilakukan DPRD Dogiyai ada bagian dari tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) mereka sebagai wakil rakyat di daerah. DPRD Dogiyai hanya meneruskan aspirasi masyarakat kepada lembaga legislatif di atasnya. Bukan karena unsur politik praktis.

“Itu yang mereka lakukan. Melaksanakan Tupoksi yang semestinya. Bukan karena DPRD Dogiyai berpolitik praktis. Jadi pandangan atau penilaian Kapolda ini justru akan membuat suasana di masyarakat Dogiyai makin kisruh,” ujarnya.

Katanya, sebagai seorang pimpinan lembaga kepolisian, Kapolda tidak mesti menyampainkan pendapat seperti itu. Sebab dianggap tidak elok dan akan memunculkan perdebatan di publik.

Kapolda kata Anouw, mestinya bisa melihat Tupoksi setiap orang atau lembaga. Tidak bisa melihat hanya dari sisi Tupoksi kepolisian.

“Tupoksi lembaga lain mesti dilihat. Karena DPRD Dogiyai hanya melaksanakan apa yang menjadi tupoksinya. Memang bagi kopolisian mungkin tidak sejalan, namun DPRD Dogiyai hanya meneruskan aspirasi masyarakat dan itulah tupoksi mereka,” ucapnya.

Katanya, keliru apabila Kapolda Papua beranggapan DPRD Dogiyai berpolitik praktis, hanya karena meneruskan aspirasi warga ke DPR Papua. DPRD Dogiyai justru melakukan apa yang mesti mereka lakukan.

Meneruskan aspirasi masyarakat ke lembaga DPR di atasnya, agar ditindak lanjuti kepada pihak terkait lainnya.

“Sebagai anak asli Dogiyai, saya tahu betul sejak dulu masyarakat Dogiyai menolak kehadiran atau pembentukan Polres di sana,” kata Alfred Anouw.

Menurutnya, penolakan itu bukan baru kali ini. Namun sudah ada sebelum ia terpilih menjadi anggota DPR Papua dari daerah pemilihan Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Paniai, Nabire dan Mimika pada pemilu 2019 silam.

Katanya, untuk itulah sejak duduk di DPR Papua, ia juga beberapa kali menyatakan bahwa masyarakat Dogiyai menolak kehadiran Polres di sana. Sebab mereka punya trauma masa lalu.

“Ini murni keinginan rakyat dan mereka pernah sampaikan kepada saya. Tugas kami DPR itu hanya meneruskan aspirasi masyarakat. Termasuk kami di DPR Papua, aspirasi itu akan dilanjutkan ke DPR RI, dan para pemangku kepentingan berwenang untuk ditindak lanjuti oleh pihak yang berkompeten memutuskan masalah ini,” ucapnya.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri menyatakan, para pejabat di Papua jangan bermain politik praktis, dan mengatasnamakan rakyat. Pernyataan itu disampaikan Kapolda Papua berkaitan dengan penyampaian aspirasi oleh DPRD Kabupaten Dogiyai yang diserahkan ke DPR Papua, 17 Mei 2022. Salah satu aspirasi itu adalah penolakan pembangunan Polres di Dogiyai.

“Setop memainkan politik praktis. Jangan selalu membuat hal yang seolah itu dari masyarakat. Saya sudah lantik (pejabat Polres) dan segera saya minta Kapolres baru mengambil langkah-langkah pendekatan,” kata Mathius D Fakhiri, Rabu (18/5/2022).

Ia mempertanyakan apabila ada unsur pemerintah apalagi DPR yang menggunakan lambang garuda dan dibiayai negara menyampaikan aspirasi seperti itu.

“Selaku Kapolda saya mempertanyakan itu. Namun akan kami lakukan langkah-langkah pendekatan. Kami akan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Namun pejabat di daerah menghentikan permainan politik praktis,” ucapnya. (*)

Tags: Alfred AnouwDogiyaidpr papuaKapoldaKeliruPapuapembangunan Mapolres
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria perwakilan saat menjadi pembicara pada diskusi hari pangan internasional di Sorong, Sabtu (18/10/2025). – Jubi/Gamaliel
Domberai

Membongkar praktik buruk investasi di Tanah Papua

October 18, 2025
pastor
Meepago

Pastor Yance Yogi mengutuk pelaku penembak warga sipil di Intan Jaya

October 18, 2025
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy, SH, - IST
Bomberai

LP3BH Manokwari protes: Relawan dianiaya aparat di Moskona Utara

October 18, 2025
Pinehas Torey
Domberai

Pinehas Torey, Anggota Nieuw Guinea Raad dari Teluk Wondama

October 18, 2025
Polda Papua Barat
Domberai

Polda Papua Barat kirim 169 personel BKO amankan perayaan 1 abad peradaban di Wondama

October 17, 2025
Kwamki Narama
Meepago

Pelajar dan Mahasiswa Mimika-Puncak desak penyelesaian konflik antar warga di Kwamki Narama

October 17, 2025

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara