Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Kabupaten Jayawijaya

Penyebab kematian ternak di Jayawijaya belum dapat dipastikan

December 11, 2023
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Jayawijaya

Pengambilan sampel organ tubuh ternak, sampel darah dan swab serta pengobatan/vaksin dan sosialisasi oleh tim dokter hewan dari Balai Besar Veteriner Maros di beberapa lokasi penemuan hewan ternak yang mati mendadak.-Dok Dinas Pertanian Jayawijaya

Wamena, Jubi – Hingga hari kelima dokter hewan dan petugas medis diterjunkan ke sejumlah lokasi terjadinya kematian ternak secara mendadak di Jayawijaya, tim ini belum dapat menyimpulkan apakah kejadian itu merupakan suspect Hog Cholera atau bukan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya J. Hendri Tetelepta menjelaskan di hari keempat dan kelima guna memastikan penyebab, Dinas Pertanian dibantu tim dokter dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, Sulawesi Selatan.

RELATED POSTS

BGN: Satu ton sayur dikelola setiap hari pada Program MBG Jayawijaya

Masyarakat Jayawijaya jemput bupati terpilih di Bandara Wamena

Jelang putusan MK, ketua HKMJ ajak jaga kedamaian

“Tetapi tim kesehatan hewan yang diturunkan ini juga tidak bisa memastikan itu penyakit Hog Cholera atau bukan,” kata Hendri Tetelepta kepada wartawan di Wamena, Senin (11/12/2023).

Selama tim kesehatan hewan melakukan pengecekan ke lapangan, dilakukan juga pengambilan sampel darah, dan melakukan swab terhadap ternak yang berada di lokasi terdampak, serta mengambil organ tubuh dari beberapa sampel ternak.

“Itu mereka bawa dulu ke balai besar di Maros untuk diperiksa, baru kita bisa tahu kejadian ternak mati itu disebabkan oleh Hog Cholera atau ada penyakit lain,” katanya.

Ia menyebut bahwa hasil berbagai sampel yang diambil dan dibawa ke BBVet Maros itu, membutuhkan waktu seminggu untuk mengetahui hasil penyebabnya. Tetapi menurut dokter hewan yang diturunkan, jika memang terjadi suspect Hog Cholera, maka dalam satu kawasan itu bisa 70-80 persen populasi ternak yang mati semua dalam hitungan hari.

“Tetapi kan kejadian yang ada ini kematian ternak dalam jumlah 1-2 ekor ternak. Dan sejauh ini belum ada lagi informasi dari masyarakat di lokasi terdampak kepada petugas medis yang turun bahwa ada kematian ternak lagi,” katanya.

Untuk itu dinas terkait pun selalu menyampaikan kepada peternak di lokasi dugaan suspect itu, bagaimana memutus mata rantai penyebaran penyakit ternak dari lokasi yang diduga terdampak ke lokasi yang masih aman.

“Lalu menyampaikan agar membatasi penggunaan bahan pakan yang bersumber dari sampah serta mengenai sanitasi kandang, dimana dinas telah melakukan pembersihan semacam cairan disinfektan buat sanitasi kandang di masing-masing peternak,” katanya. (*)

Tags: Hog CholeraJayawijaya
ShareTweetSendShareShare
Kristianto Galuwo

Kristianto Galuwo

Related Posts

Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria perwakilan saat menjadi pembicara pada diskusi hari pangan internasional di Sorong, Sabtu (18/10/2025). – Jubi/Gamaliel
Domberai

Membongkar praktik buruk investasi di Tanah Papua

October 18, 2025
pastor
Meepago

Pastor Yance Yogi mengutuk pelaku penembak warga sipil di Intan Jaya

October 18, 2025
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy, SH, - IST
Bomberai

LP3BH Manokwari protes: Relawan dianiaya aparat di Moskona Utara

October 18, 2025
Pinehas Torey
Domberai

Pinehas Torey, Anggota Nieuw Guinea Raad dari Teluk Wondama

October 18, 2025
Polda Papua Barat
Domberai

Polda Papua Barat kirim 169 personel BKO amankan perayaan 1 abad peradaban di Wondama

October 17, 2025
Kwamki Narama
Meepago

Pelajar dan Mahasiswa Mimika-Puncak desak penyelesaian konflik antar warga di Kwamki Narama

October 17, 2025

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara