Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Kabupaten Jayawijaya

Komnas HAM RI kecewa kepala daerah, dandim dan polres tak hadiri pertemuan bahas polemik lokasi kantor Gubernur

October 7, 2023
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Komnas HAM RI

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM Republik Indonesia Prabianto Mukti Wibowo, saat memberikan keterangan kepada awak media di bandara Wamena,Jumat (6/10/2023) pagi. -Jubi/Imma Pelle

Wamena, Jubi – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM Republik Indonesia menyayangkan sikap Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya yang tidak menghadiri undangan Komnas HAM RI untuk mambahas polemik pro kontra terkait lokasi pembangunan kantor Gubernur di wilayah adat Walesi dan Wouma.

Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM RI, Prabianto Mukti Wibowo didampingi tiga orang anggota Komnas HAM RI dan tiga orang Perwakilan Komnas HAM Papua saat ditemui Jubi di bandara Wamena, pada Jumat (6/10/2023) pagi.

RELATED POSTS

Peristiwa Puncak: Panglima TNI didesak evaluasi operasi penindakan TPNPB

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

Koalisi Masyarakat Sipil dan Komnas HAM kecam serangan terhadap aktivis KontraS

Wibowo mengatakan pertemuan tersebut rencananya untuk membahas sejumlah agenda terkait polemik pro dan kontra terkait lokasi pembangunan pusat perkantoran pemerintahan Papua Pegunungan di tanah seluas 108 hektare milik suku di wilayah adat Walesi dan Wouma.

“Untuk itu sebelumnya kami telah menyampaikan pemberitahuan dan undangan kepada pihak-pihak terkait dalam hal ini pemerintah, baik Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Bupati Jayawijaya, Dandim 1702 dan Kapolres Jayawijaya untuk diskusi bersama tentang polemik lokasi kantor Gubernur tersebut,” katanya.

Ia mengungkapkan pertemuan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Kamis, 5 Oktober 2023 lalu. Dan rencana itu pun sudah dikonfirmasi oleh Bupati Jayawijaya, Dandim dan Kapolres Jayawijaya bahwa pertemuan akan digelar di Kantor Gubernur Papua Pegunungan.

“Tapi pada hari H mereka semua tidak datang, begitu juga Penjabat Gubernur tidak juga memberikan respon positif, dalam artian jika memang beliau sibuk harusnya bisa utus perwakilan baik itu stafnya, atau asisten I atau II ataupun biro lain untuk sama-sama kita bicarakan dan carikan solusinya,” ujar Wibowo.

Wibowo juga menjelaskan bahwa tujuan utama pihaknya datang ke Wamena dari Jakarta, bersama rombongan dari kantor Perwakilan Komnas HAM Papua di Jayapura adalah untuk bertemu dengan masyarakat yang telah melakukan pengaduan ke Komnas HAM RI pada 9 Juli 2023 lalu.

“Sebab itu kami datang untuk melihat lokasi dan mendengarkan penjelasan atau klarifikasi langsung dari pihak pemerintah dalam hal ini Pj Gubernur dan Bupati Jayawijaya, tapi kita hanya bisa ketemu dengan Ketua DPRD Jayawijaya dan masyarakat sebagai pengadu ke Komnas HAM,” ujarnya.

Wibowo menyatakan dirinya menyayangkan ketidakhadiran lembaga-lembaga negara tersebut, “Kami sangat menyayangkan karena Komnas HAM hadir sebagai lembaga negara juga, lembaga netral, tidak berpihak ke siapa pun, kita cari solusi sama-sama untuk kepentingan (Masyarakat) agar tidak merasa dikorbankan atau dirugikan” ujarnya.

Komnas HAM meminta agar pemerintah mengantisipasi potensi pelanggaran HAM dalam kebijakan pembangunan. Jangan sampai demi pembangunan pemerintah malah menyengsarakan rakyatnya. Menurut Wibowo justru itulah yang menjadi tujuan utama rencana pertemuan yang gagal itu, dan dirinya kembali menyayangkan aparat pemerintah yang tidak berkenan untuk datang menemui dan hadir dalam pertemuan tesebut.

“Akibat dari ketidaksediaan pihak pemerintah untuk bertemu dengan kami, Komnas HAM sehingga kami hanya bisa bertemu dengan masyarakat dari pihak yang pro secara budaya di honai, tepatnya di kampung Jagara,” katanya.

Wibowo juga mempertanyakan alasan pihak pemerintah provinsi dan kabupaten tidak responsif untuk menerima dan memberikan penjelasan. Padahal menurutnya jika ada penjelasan secara berimbang dan objektif maka bisa dilakukan analisa lebih lanjut apa yang harus dilakukan dan solusinya seperti apa.

Saat disinggung terkait rencana peletakan batu pertama Kantor Gubernur dalam waktu dekat, Wibowo mengatakan sesuai dengan kewenangan Komnas HAM, pihaknya akan melakukan komunikasi dan koordinasi, menyampaikan laporan hasil temuan lapangan kepada beberapa pihak di Jakarta.

“Kami juga akan koordinasi dengan Komisi II DPR RI dan mudah-mudahan kita bisa (melakukan) audiensi dengan Mendagri, paling tidak bisa berikan masukan ke Wapres agar mempertimbangkan kembali rencana peletakan batu pertama yang notabene lahan itu masih status sengketa,” ujar Wibowo

Kunjungan Komnas HAM RI ini, seperti diberitakan sebelumnya, merupakan upaya menindaklanjuti pengaduan yang dilakukan oleh pemilik hak ulayat dari Aliansi Suku Wouma, Welesi dan Asolokobal yang telah mengadu ke Komnas HAM RI di Jakarta dan Komnas HAM Perwakilan Papua di Jayapura. (*)

Tags: JayawijayaKomnas HAM RIPapua PegununganPembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria perwakilan saat menjadi pembicara pada diskusi hari pangan internasional di Sorong, Sabtu (18/10/2025). – Jubi/Gamaliel
Domberai

Membongkar praktik buruk investasi di Tanah Papua

October 18, 2025
pastor
Meepago

Pastor Yance Yogi mengutuk pelaku penembak warga sipil di Intan Jaya

October 18, 2025
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy, SH, - IST
Bomberai

LP3BH Manokwari protes: Relawan dianiaya aparat di Moskona Utara

October 18, 2025
Pinehas Torey
Domberai

Pinehas Torey, Anggota Nieuw Guinea Raad dari Teluk Wondama

October 18, 2025
Polda Papua Barat
Domberai

Polda Papua Barat kirim 169 personel BKO amankan perayaan 1 abad peradaban di Wondama

October 17, 2025
Kwamki Narama
Meepago

Pelajar dan Mahasiswa Mimika-Puncak desak penyelesaian konflik antar warga di Kwamki Narama

October 17, 2025

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara