Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

Wanita 90 tahun diselamatkan lima hari setelah gempa Jepang

January 8, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Jean
Wanita

Foto yang diambil pada 3 Januari 2024 memperlihatkan bangunan yang rusak parah akibat gempa bumi di Wajima, Prefektur Ishikawa, Jepang. -Antara/Xinhua/ZhangXiaoyu

Tokyo, Jubi – Seorang wanita berusia 90 tahun diselamatkan dari reruntuhan rumah di Suzu, Prefektur Ishikawa pada Sabtu (6/1/2024), lima hari sejak gempa dahsyat yang melanda wilayah di pesisir Laut Jepang itu, menurut otoritas setempat.

Suzu adalah salah satu kota pesisir yang paling terdampak gempa bermagnitudo 7,6 itu yang terjadi di Semenanjung Noto, Jepang tengah, pada Hari Tahun Baru.

RELATED POSTS

Gempa bumi berkekuatan7,4 Magnitudo melanda wilayah timur laut Jepang

Perusahaan Pertambangan Jepang Nyatakan Berminat Investasi di PNG

RI-Jepang tandatangani pengembangan pelabuhan perikanan senilai Rp1,6 triliun

Gempa tersebut adalah yang getaran pertama yang menewaskan lebih dari 100 orang di Jepang sejak gempa Kumamoto pada 2016 di wilayah barat daya Jepang yang menyebabkan 276 orang tewas termasuk yang terkait dengan bencana tersebut.

Gempa itu menyebabkan kerusakan struktur yang luas dan kebakaran di prefektur itu, dan pejabat kota di Wajima meyakini ada sekitar 100 lokasi dimana orang-orang terperangkap di bawah reruntuhan bangunan.

Pada Sabtu sore, jumlah korban tewas mencapai 126 sementara 210 lainnya masih hilang di prefektur itu dengan operasi penyelamatan terhambat hujan dan hujan es. Hujan diperkirakan masih turun hingga Minggu yang diikuti dengan salju di wilayah itu.

Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan kepada para pejabat dari kementerian dan lembaga terkait untuk “dengan gigih dan menyeluruh melakukan operasi penyelamatan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa.” pada pertemuan markas besar tanggap bencana di kantornya.

Pihak berwenang masih berjuang untuk mengirimkan pasokan bantuan akibat jalan-jalan yang rusak akibat gempa di Ishikawa, di mana sebanyak 30 ribu penduduknya tinggal di sekitar 370 penampungan.

Sementara itu gempa susulan masing terus mengguncang Noto, termasuk gempa bermagnitudo 5.3 mencatatkan angka 5 teratas pada skala intensitas seismik Jepang yaitu 7 di pagi hari.

Sabtu malam, Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa bermagnitudo kurang dari 6 mengguncang Shika sekitar pukul 23.20 waktu setempat (01.20 WIB).

Namun, pejabat kantor pemerintahan kota mengatakan, “Kami hanya merasakan gempa kecil yang berlangsung selam satu atau dua detik,” menurut pejabat Hokuriku Electric Power Co, yang mengoperasikan pembangkit listrik tenaga nuklir di kota itu, mengatakan pengukur intensitas seismik yang dipasang di fasilitas tersebut menunjukkan bahwa gempa hanya bermagnitudo 2.

Pemerintah meningkatkan jumlah anggota Pasukan Bela Diri yang dikerahkan ke wilayah terdampak bencana menjadi 5.400 pada Sabtu dari sebelumnya hanya 5.000 personel.

Beberapa tempat penampungan memiliki akses yang terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali terhadap air mengalir untuk menyiram toilet, sehingga menyebabkan masalah kebersihan dan kesehatan mental.

Pemerintah Prefektur Ishikawa berencana membangun rumah sementara bagi warga terdampak bencana, tetapi pengerjaannya baru akan dimulai pada Jumat mendatang. (*)

Tags: berusia 90 tahundiselamatkangempa JepangJepangWanita
ShareTweetSendShareShare
Jean Bisay

Jean Bisay

Related Posts

gempa
Dunia

Gempa bumi berkekuatan7,4 Magnitudo melanda wilayah timur laut Jepang

April 21, 2026
Bougainville
Dunia

Theonila Roka Matbob, perempuan Bougainville pemenang Goldman Environmental Prize 2026

April 21, 2026
beasiswa
Dunia

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
Australia
Dunia

Ketua Komisi Produktivitas Australia berkunjung ke Indonesia

March 27, 2026
Menteri Pertahanan Australia
Dunia

Menteri Pertahanan Australia berkunjung ke Indonesia

March 13, 2026
Australia
Dunia

Kemitraan Indonesia-Australia dukung kepemimpinan perempuan sektor infrastruktur

March 13, 2026

Recommended Stories

Bali United tetap serius lawan Persipura

February 24, 2022
KONI Papua

KONI Papua siap bantu pembentukan Pengprov Cabor Provinsi DOB

March 27, 2023
Puncak

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara