Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Olahraga

Sepak Bola Berawal dari Bukit Aitumeri, Miei Teluk Wondama dan Menyebar ke Seluruh Tanah Papua

October 6, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Sepak Bola

Johanes Auri bersama pelatih Belanda Wel Corver – Jubi/ist

Jayapura, Jubi – Sepak bola adalah salah satu cabang olahraga paling digemari dan populer di Tanah Papua. Dari permainan jalanan “patah kaleng” hingga pertandingan di lapangan mini, bahkan di stadion megah seperti Stadion Lukas Enembe. Namun, tahukah kita siapa yang pertama kali membawa sepak bola dari daratan Eropa, khususnya Belanda dan Jerman, ke Tanah Papua – terutama ke Bukit Aitumeri, Miei, Teluk Wondama?

“Om datang dari Kampung Samber di Biak hanya untuk sekolah guru, dan tara tahu (tidak tahu) main sepak bola, olahraga apa itu. Kami belajar sepak bola di Sekolah Guru Miei,” kenang almarhum guru Th. Wospakrik, salah satu murid kesayangan Dr. Pdt. I.S. Kijne, kepada Jubi kala itu.

RELATED POSTS

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

KNPB nyatakan sikap terhadap situasi Tanah Papua

Ayah kandung Frans Wospakrik – mantan Rektor Universitas Cenderawasih – itu menuturkan, di Miei, sepak bola diajarkan kepada murid-murid sekolah guru. “Sepak bola ini menarik karena kedua tim harus berjabat tangan sebelum dan sesudah pertandingan. Lawan bertanding berpelukan dan bersalaman,” ujarnya. Nama Th. Wospakrik tercatat dalam buku Kota Emas karya Dr. Pdt. I.S. Kijne bersama dua nama lainnya: Tom dan Regi.

Dari sanalah, sepak bola menyebar ke berbagai kampung lewat para guru alumni Miei. Tom Wospakrik misalnya, membawa sepak bola ke Serui yang kemudian dilanjutkan oleh Pdt. W.L. Maloali dan kawan-kawan hingga lahir Seroei Bond yang berkembang menjadi Perseru Serui.

Di Hollandia, di Sekolah Bestuur di Yoka, Wospakrik membangun lapangan sepak bola dan membentuk klub OSIBA (Opleiding School voor Inheemse Bestuurs Ambtenaren – Sekolah Pamong Praja untuk Orang Pribumi) yang ikut dalam liga Hollandia Voetbal Bond, cikal bakal Persipura Jayapura. Th. Wospakrik bahkan memperkuat Hollandia Voetbal Bond dan menjuarai Piala Ratu Juliana pada 30 April 1950, mengalahkan Biak Bond di Lapangan Juliana (kini Lapangan Trikora Abepura).

Sejak era itu, sepak bola yang dibawa oleh para alumni Sekolah Guru Miei menyebar ke seluruh Nieuw Guinea. Olahraga ini kemudian melahirkan pesepak bola hebat asal Teluk Wondama yang berjaya di Papua maupun Indonesia, seperti Johanes Auri yang dijuluki “Black Silent,” Marthen Djopari, Adolf Kabo, Ronny Wabia – gelandang elegan Persipura dan timnas Indonesia – hingga Lodewijk Akwan, petinju legendaris Papua dan Indonesia.

Johanes Auri: “Black Silent” dari Perseman ke Persipura hingga Timnas

Johanes Auri bersama anak-anak SSB Cenderawasih di Stadion Mandala – Jubi/dam

Karier sepak bola Johanes Auri melejit ketika memperkuat Perseman Manokwari di Piala Acub Zainal 1974 di Stadion Mandala, Jayapura. Saat itu Perseman meraih juara ketiga, sedangkan Persipura menjadi runner-up setelah kalah 2-3 dari Persimer Merauke. Hengky Heipon, pelatih Persipura kala itu, kemudian mengajak Auri bergabung untuk menghadapi Soeharto Cup III di Jakarta pada 1976.

Pada final 19 April 1976 di Stadion Senayan Jakarta, Persipura yang tidak diunggulkan justru tampil perkasa dan mengalahkan Persija 4-3. Lagu “Persipura” yang dipopulerkan Black Brothers lahir dari kemenangan bersejarah itu, dengan menyebut nama Auri dan Timo Kapisa.

Yohanes Auri, lahir di Manokwari, 30 Oktober 1954, dikenal dengan julukan Black Silent. Ia bermain sebagai bek kiri Persipura dan Persija, serta memperkuat timnas Indonesia di SEA Games, meraih medali perak. Setelah pensiun, ia bekerja di Pertamina hingga pensiun sebagai kepala depot.

Marthen Djopari: Bek Kanan Tangguh Persipura

Marthen Djopari, pemain Persipura dan Perseman Manokwari – Jubi/ist

Marthen Djopari, yang akrab disapa Mardjo, juga lahir dari Teluk Wondama dan berkarier di Perseman serta Persipura. Ia sempat dipanggil memperkuat timnas Indonesia untuk SEA Games dan Asian Games sebelum pensiun pada era 1980-an. Setelah karier sepak bolanya usai, ia bekerja di Kantor Pajak Provinsi Papua.

Adolf Kabo: Striker Haus Gol Perseman dan Timnas

Adolf Kabo, mantan striker Perseman Manokwari dan timnas Indonesia – Jubi/ist

Adolf Kabo, lahir di Manokwari, 3 Maret 1960, memulai karier bersama KNPI Irian Jaya dan sukses membawa tim PON Irian Jaya meraih medali perak di PON 1985. Pada 1986, ia membawa Perseman ke final Perserikatan melawan Persib Bandung. Kabo dikenal sebagai goal-getter ulung, yang kemudian memperkuat timnas Indonesia di Asian Games 1986 dan SEA Games 1987, meraih medali perunggu dan emas.

Ronny Wabia: Sang Striker PON XIII dan Persipura

Ronny Wabia, legenda Persipura dan timnas Indonesia – Jubi/dam

Ronny Wabia, lahir di Biak, 23 Juni 1970, dikenal sebagai striker andalan tim PON Irian Jaya peraih emas PON XIII Jakarta 1993. Ia kemudian direkrut ke Persipura Jayapura dan membawa tim ke Divisi Utama Liga Indonesia. Wabia juga memperkuat timnas Indonesia pada 1996–1997.

Lodewijk Akwan: Legenda Petinju Kelas Berat Papua

Lodewijk Akwan, legenda tinju kelas berat Papua dan Indonesia – Jubi/rondeaktual.com

Lodewijk Akwan, lahir di Wasior, 4 Januari 1950, adalah legenda tinju Papua dan Indonesia. Ia meraih sederet medali emas, termasuk di SEA Games XI Manila 1981, PON X 1981, dan berbagai kejuaraan ASEAN. Sosoknya menjadi inspirasi bagi atlet tinju di Papua.

Penulisan sejarah ini menunjukkan bahwa Bukit Aitumeri, Miei, bukan hanya pusat lahirnya sepak bola di Papua tetapi juga menjadi tempat lahirnya atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional hingga Asia.

“Pertandingan berakhir setelah 90 menit, tetapi hidup harus terus berjalan,” kata Socrates, gelandang Brasil. Olahraga, sebagaimana pesan para missionaris di Miei, adalah sarana persaudaraan dan perdamaian bagi dunia – termasuk Tanah Papua. (*)

Tags: Bukit AitumeriKabupaten Teluk WondamaSepak BolaTanah Papua
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

PBSI
Olahraga

PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional

April 25, 2026
PFL Series Papua 2026
Olahraga

PFL Series Papua: Manzaby FC Bintang tundukkan Moncongbulo FC

April 25, 2026
Sepak bola
Olahraga

Kolaborasi PTFI dan PSSI perkuat fondasi sepak bola di Papua

April 19, 2026
KONI
Olahraga

Dana belum cair, agenda KONI Papua Barat tertunda

April 6, 2026
KONI Papua
Olahraga

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Persipura
Olahraga

Dua penyerang Persipura masih butuh adaptasi

March 27, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Solomon

11 perempuan Solomon yang menjual pinang di zona bebas sirih akan diadili 

January 30, 2024
Untuk meningkatkan daya saing kedua negara, Wakil Menteri Perindustrian atau Wamenperin, Faisol Riza berharap agar pemerintah Swiss terus meningkatkan investasinya di Indonesia. - IST

Wamenperin minta Swiss tingkatkan investasi di Indonesia

March 13, 2025
Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani bersama personel Satgas Damai Cartenz.- Jubi/Alexander Loen

Satgas Cartenz tangkap dua anggota TPNPB-OPM

April 11, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara