Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Olahraga

Atlet dari Kabupaten Kota di Papua diwajibkan raih satu medali emas pada PON XXI

April 11, 2022
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Atlet Papua

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya - Jubi/Sudjarwo Husain.

Jayapura, Jubi – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua membebankan kepada atlet Kabupaten / Kota untuk menyumbangkan satu medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan, tanggung jawab itu berdasarkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) agar masing-masing Kabupaten Kota bisa mencari dan mencetak atlet-atlet potensial dan memiliki spesialisasi.

RELATED POSTS

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

Lanjutnya, setiap daerah diharapkan bisa membentuk cabang-cabang olahraga unggulan berdasarkan karakteristik wilayah.

“Itu sebenarnya Desain Besar Olahraga Nasional yang kemudian kita coba terjemahkan untuk bagaimana tiap Kabupaten dan Kota itu punya cabang olahraga unggulan, artinya tidak harus banyak cabang olahraga tetapi ada cabor yang menjadi spesialisasi dan bisa diandalkan untuk atlet-atlet potensi daerah itu bisa dibina,” kata Kenius, baru-baru ini.

“Misalnya Merauke, itu bagus untuk Lempar Lembing misalnya, nah sebaik mungkin harus mencari anak-anak yang punya potensi itu untuk bisa pertahankan  prestasi di situ. Dan juga termasuk olahraga lainnya. Jadi bisa dilihat spesialisasi dan potensi daerahnya. Daerah ini cocok dengan cabor apa begitu. Seperti Sentani yang banyak mengorbitkan atlet dayung. Jadi ini bisa dilihat karakteristik wilayah dan potensi cabor yang bisa dikembangkan,” sambungnya.

Ia menjelaskan, jika hal tersebut mampu dijalankan, maka bukan tidak mungkin prestasi empat besar di ajang PON berikutnya pasti akan kembali diraih.

“Jadi masing-masing daerah sesuai dengan karakteristiknya bisa membina cabor apa saja yang bisa dikembangkan dan dibina. Kita hanya minta kalau satu kabupaten siapkan satu medali saja, yah kita sudah bisa terus juara empat atau lima besar di PON. Harapan kami seperti itu,” ungkapnya.

KONI Papua juga berharap para atlet mendapatkan dukungan dari pemerintah masing-masing daerah dalam hal pembinaan prestasi olahraga.

“Kami juga berharap supaya para Bupati daerah juga membantu mendukung alokasi anggaran yang cukup untuk pembinaan prestasi olahraga di daerah. Karena itu akan menjadi soal walaupun ada KONI tidak akan bisa berjalan dengan baik kalau tidak ada alokasi dana cukup untuk pembinaan olahraga prestasi,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Papua, Suwarno mengatakan, beban tersebut merupakan sebuah tantangan bagi KONI daerah agar bisa menghadirkan prestasi pada PON berikutnya.

“Ya itu tantangan yang harus diperhatikan oleh KONI Kabupaten dan Kota. Kenapa diberikan beban satu medali emas saja, itu artinya minimal satu kabupaten atau kota bisa membina beberapa cabang olahraga yang menjadi cabang olahraga unggulan. Supaya atlet-atlet dari kabupaten dan kota itu lah yang akan kita persiapkan untuk PON berikutnya Aceh dan Sumatera Utara,” kata Suwarno. (*)

Tags: AtletCaborKONI PapuaPapuaPON XXISatu Medali EmasTarget
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

PBSI
Olahraga

PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional

April 25, 2026
PFL Series Papua 2026
Olahraga

PFL Series Papua: Manzaby FC Bintang tundukkan Moncongbulo FC

April 25, 2026
Sepak bola
Olahraga

Kolaborasi PTFI dan PSSI perkuat fondasi sepak bola di Papua

April 19, 2026
KONI
Olahraga

Dana belum cair, agenda KONI Papua Barat tertunda

April 6, 2026
KONI Papua
Olahraga

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Persipura
Olahraga

Dua penyerang Persipura masih butuh adaptasi

March 27, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara