Jayapura, Jubi – Balai Bahasa Provinsi Papua menyampaikan bahasa daerah atau lokal harus dijaga. Balai Bahasa juga mengajak para orang tua di Papua, untuk membiasakan anak-anak berbahasa daerah dalam aktivitas sehari-hari.
Kepala Balai Bahasa Papua Sukardi Gau mengatakan bahwa hal tersebut untuk mendukung pemerintah daerah setempat, dalam melestarikan bahasa lokal sehingga tetap lestari.
“Bahasa lokal harus dijaga sehingga tidak punah. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengembangkan keterampilan bahasa bagi generasi muda,” katanya, di Jayapura, Sabtu (28/12/2024).
Menurut Sukardi, pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang terus berkomitmen untuk melestarikan bahasa lokal melalui kerja sama dengan Balai Bahasa Papua, dalam penyusunan kamus Bahasa Tobati-Bahasa Indonesia.
“Kamus ini akan mengembangkan keterampilan bahasa anak, baik dalam pemahaman maupun penggunaannya sehingga berdampak pada pelestarian budaya,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa pada era globalisasi saat ini, kamus bahasa daerah sangat berperan penting bagi generasi muda, agar mereka tahu tentang budaya di masing-masing daerah.
“Dengan adanya kamus ini juga akan memudahkan generasi penerus memahami kosakata, frasa, dan ungkapan yang unik dan khas,” katanya.
Sukardi berharap ke depan kerja sama antara pemerintah daerah dan Balai Bahasa Papua, akan terus terjalin dalam pelestarian bahasa lokal. (*)











Discussion about this post