Manokwari, Jubi – Pasutri Berinisial Ano (52) suami dan Yeni (44) sebagai Istri, warga Kampung Wasai Distrik Manokwari Selatan melakukan percobaan bunuh diri dengan menyiram minyak tanah di dalam kamar. Aksi ini diduga akibat cemburu karena suami mengomentari status di aplikasi media sosial Facebook.
Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan melalui Kapolsubsektor Manokwari Iptu Muhammad Yusuf SH membenarkan peristiwa tersebut.
“Ia kami mendapat laporan percobaan bunuh diri dari pasutri di Kampung Wasai Distrik Manokwari Selatan,” kata Iptu Muh Yusuf SH Minggu (19/1/2026)
Menurut Yusuf, awalnya pada Jumat (16/1/2026) Yeni cemburu kepada suaminya, kerap mengomentari status perempuan lain di aplikasi Facebook.
“Yeni merasa cemburu karena sering membaca komentar suaminya di status perempuan lain di Facebook,” kata Iptu Yusuf.
Tak terima dengan hal itu pada Sabtu (17/1) Yeni membuat status di Facebook, seolah menyindir suaminya.
Ano pun tak terima dengan status sindiran Istrinya lalu mengurung diri di dalam kamar setelah keduanya cekcok atau beradu mulut.
“Yeni tidak terima lalu masuk dalam kamar kemudian membawa minyak tanah. Selang beberapa menit DN seorang saksi mendengar teriakan minta tolong dari dalam kamar dan jeritan kesakitan,” ucapnya
Saksi DN pun berusaha mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam, saksi DN dibantu dengan PY berupaya mendobrak hingga pintu berhasil terbuka
“Saat pintu terbuka, Ano berlari keluar kamar dalam kondisi badan terbakar menuju kamar mandi dan menyiram badannya dengan air. Sementara saudari Yeni masih tergeletak dalam kamar dalam kondisi tubuh terbakar,” ucap Kapolsubsektor Distrik Manokwari Selatan yang juga turun ke tempat kejadian perkara TKP.
Kedua korban telah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk mendapatkan pertolongan medis. (*)











Discussion about this post