Manokwari,Jubi – Penyidik Kepolisian dan Kejaksaan menggelar rekonstruksi kasus mutilasi terhadap Aresty Gunar Tinardi (38), istri pegawai pajak di Manokwari, Papua Barat dengan menghadirkan tersangka, Yahya Himawan alias Gemblong, seorang pekerja bangunan. Rekonstruksi digelar di dua tempat kejadian perkara, yakni rumah kontrakan Korban dan rumah singgah pelaku, Kamis (3/12/2025).
Proses rekonstruksi dikawal ketat oleh Sabhara dan di back up oleh penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Papua Barat, dan menjadi tontonan warga di sekitar lokasi kejadian.
Dalam rekonstruksi, tersangka Yahya memperagakan 40 lebih adegan. Dimulai dengan membawa sebuah sangkur dari tempat singgah ke rumah kontrakan korban.
Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara didampingi Kasi Pidum Kejari Manokwari mengaku dari hasil rekonstruksi tergambar ada perencanaan dari pelaku untuk menghabisi korban.
“Setelah ini kita lakukan pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejaksaan,” kata Kasat Reskrim AKP Agung Gumara
Dalam reka adegan pembunuhan berencana itu Yahya menggunakan baju tahanan warna oranye. Pada adegan ke-33, ia membawa korban di dalam box kontainer ke dekat septictank lalu menggunakan sangkur memotong bagian tubuh korban kemudian dimasukan ke dalam septictank.
“Tadi setelah pelaku melakukan memasukan korban ke dalam septictank. Dia sempat ke pelabuhan membawa HP korban dan meminta uang ke suami korban,” katanya.
Aresty dilaporkan oleh suaminya hilang dari kontrakan. Pelaku awalnya datang ke rumah kontrakan dengan alasan ingin memperbaiki tegel dapur, padahal dia hendak mencuri uang karena kalah judi online atau Judol, Senin (10/11/2025).
Usai menghabiskan korban, terdapat petunjuk bercak darah di kontrakan, setelah diselidiki Polisi mendapatkan petunjuk lewat CCTV dan berbagai keterangan dari saksi termasuk sopir rental mobil pikap yang digunakan untuk memindahkan korban dari kontrakan ke tempat korban dimutilasi serta dimasukkan ke dalam septictank.
Polisi menangkap Yahya di hutan kampung Ingramui Distrik Manokwari Barat,Selasa (11/11/2025). (*)











Discussion about this post